Pages

Subscribe:

Rabu, 15 Februari 2012

2012, Mulia Target Raup Emas Investasi 2 Kg


PELAYANAN PRIMA–Aktivitas di bagian penaksiran emas di Pegadaian Cabang Magelang, kemarin.
 ADITYAS AGUNG WICAKSONO/RADAR MAGELANG





MAGELANG–Antusiasme masyarakat Magelang untuk berinvestasi emas di pegadaian cabang setempat cukup tinggi. Sejak digulirkan Mei 2011 hingga akhir tahun itu, terkumpul 1 kg emas dari 35 investor program Mulia (investasi emas). Melihat perkembangan itu, tahun ini  pegadaian memasang target Mulia meraup 2 kg emas investasi.
Tingginya minat masyarakat Magelang terhadap Mulia karena kesadaran mereka bahwa investasi emas lebih menguntungkan daripada investasi yang lain. Harga emas cenderung stabil bahkan naik dan emas tidak rentan terhadap inflasi, kata Widodo, kepala Pegadaian Cabang Magelang, ditemui Radar Magelang, kemarin (2/2).
Dari ke-35 investor program Mulia tersebut, kata Widodo, mereka berinvestasi emas 25-50 gram selama 1-2 bulan. ‘’Harga emas yang stabil di nilai Rp 500.000-an memancing calon investor untuk ber investasi emas,’’ tambahnya.
Selain faktor emas sendiri yang menarik, kata Widodo, pegadaian memberikan layanan lebih kepada investor emas. Yaitu layanan angsuran pada investasi emas. Selain itu, emas yang diinvestasikan tidak terbatas pad emas batangan. Calon investor dapat memilih emas di toko mana dan diangsur lewat pegadaian.
Widodo menambahkan, tingginya antusiasme investasi emas dipengaruhi oleh meningkatnya perekonomian di Magelang. Hal itu ditandai dengan kemunculan mal dan pusat-pusat perbelanjaan baru. Kondisi Kota Magelang yang mulai pulih pasca erupsi merapi tahu 2010 juga menjadi faktor lain yang menjadi pendukung dari minat berinvestasi emas.
Dia menambahkan, investasi emas ini bukan hanya untuk golongan menengah ke atas. Banyak juga investor dari kalangan pedagang. Kebanyakan investor bertujuan naik haji dan membangun rumah. Biasanya mereka tidak akan menjual emasnya hingga tujuan mereka tercapai. ‘’Banyak dari mereka menggadaikan emasnya bila membutuhkan uang tunai,’’ ujar Widodo. (aaw/kim)

0 komentar:

Poskan Komentar